Nasional

Ditahun Politik, Ulama Berperan Jaga Persatuan ! Berikan Ceramah Sejuk untuk Umat

Bekasi – Ulama kharismatik Bekasi menghimbau TNI/Polri bersatu dalam menjaga NKRI dari ganguan keamanan dalam negeri dan luar negeri. TNI untuk pertahanan dan Polri untuk keamanan dalam negeri.

“Semua keamanan di Indonesia kami setuju penyelesaiannya oleh Polri,” tegas ulama yang enggan disebutkan namanya, dalam pesan rilis yang dikirim ke redaksi, hari ini.

Lebih lanjut, dirinya mendukung setiap kebijakan Polri dalam hal penengakkan hukum yang dilakukuan oleh Polri dan menerapkan keadilan dalam penengakkan hukum tersebut. Hukum harus menjadi Panglima di Indonesia.

“Kalau ada orang bersalah yang ditangkap proses hukum jangan liat sukunya pekerjaanya ataupun embel embel nya,” ujarnya.

Dia juga mendukung upaya Polri menciptakan ketertiban di masyarakat. Tugas Polri sangat berat, kedepan Polri harus lebih profesional dalam menjalankan provesinya. Mendukung Polri dalam menjaga keamanan dalam Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres 2019.

Selain itu, ia mengutuk akan adanya aksi teror oleh orang atau kelompok yang tidak bertanggung jawab atas adanya pengeboman diwilayah Indonesia dan tidak setuju dengan terorisme yang melibatkan keluarga dan anak nya yang masih kecil.

“Dalam Islam tidak ada islam radikal ataupun islam garis keras, karena islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, islam agama yang penuh dengan kedamaian,” sebutnya.

Dia melanjutkan dasar negara Indonesia adalah Pancasila sudah sesuai dengan Ajaran Rasulullah SAW yaitu yang bersumber di Al Quran dan Hadits. Karena di Pancasila terdapat keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak sepakat dengan adanya ideologi yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi yang lain.

“Bhinneka Tunggal Ika merupakan warisan Nusantara yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Karena di dalam Bhinneka Tunggal Ika terdapat berbeda beda tetapi tetap satu jua,” kata dia lagi.

Lebih jauh, dia mengaku sepakat bahwa perbedaan tetapi keadilan harus diterapkan oleh Polri dan Pemerintah. Mau agamanya apa silahkan, berbeda pendapat berbeda keyakinan sudah biasa yang penting kembali kepada keadilan tersebut. Kalau negara menerapakan keadilan dan pemimpinnya bersifat adil maka negara tersebut akan langgeng meskipun itu negara non muslim.

“Harus saling menghargai perbedaan. Mari menjaga tali silaturahmi dengan TNI dan Polri dan siap memberikan ceramah yang menyejukan bagi umat islam Indonesia,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top