Nasional

Lebih Pilih Dukung PLTU II, Warga Sadar Ogah Dimanfaatkan Kelompok Jatayu

IMG-20180416-WA0026

Beritaasatu.com – Spanduk protes yang dipasang di sekitar Jalan Pantura Patrol Indramayu dan akses masuk PLTU II menjadi viral di publik Mekarsari Indramayu, Jawa Barat, Senin (16/4/2018).

Spanduk bernada kesal ini nampaknya sengaja diduga dibuat oleh warga sekitar yang ditujukan untuk kelompok Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar.

Pasalnya, Jatayu dan Walhi Jabar merupakan kelompok yang selama ini kerap melakukan aksi penentangan terhadap pembangunan PLTU II Sumuradem Indramayu, Jabar.

Adapun isi tulisan spanduk yang kini menjadi perhatian masyarakat Indramayu yakni sbb :

“KITA KABEH DEMO PLTU II, JATAYU & WALHI SING WAREG”

“NGAJAK DEMO PLTU, KOQ YO MAKSA…SUDOMO & TANJAN BUKAN ASLI WONG MEKARSARI TAPI WONG SUMURADEM”

“DEMO PLTU?! JATAYU & WALHI YANG UNTUNG, WARGA BUNTUNG NGGAK DAPAT DUIT TAPI CAPEK TENAGA”

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa Ketua kelompok Jatayu Sdr. Sudomo selalu mempengaruhi warga untuk melakukan demo menolak pembangunan PLTU II Indramayu, terutama warga yang mempunyai tanah garap di lahan milik PLN. Bahkan dijanjikan lahan yang digarap warga tersebut bisa di sertifikatkan.

“Setiap akan melakukan demo Sdr. Sudomo meminta iuran sejumlah uang kepada warga Mekarsari dengan alasan untuk biaya demo, dan diserahkan ke LSM di Bandung, namun uang tersebut tidak jelas peruntukannya,” jelasnya.

Dia melanjutkan bahwa warga kini sudah mulai sadar bahwa keberadaan kelompok JATAYU hanya memanfaatkan demi kepentingan kelompok tertentu.

“Kami mengharapkan warga yang selama ini dipengaruhi kelompok Jatayu agar mendukung proyek Pemerintah pembangunan PLTU II Indramayu,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top