Hukum

Disebut Kecipratan Duit e-KTP, Massa FAKTA Sambangi KPK Minta Agus Rahardjo Cs Tangkap Marcus Mekeng

IMG-20180206-WA0019

Jakarta – Massa tergabung dalam Front Anti Mafia (FAKTA) berunjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2018).

Mereka mendesak kepada KPK sebagai lembaga independen untuk segera membongkar skandal dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang ikut menyeret Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Melchias Marcus Mekeng.

“Dari fakta persidangan para terdakwa kasus e-KTP nama Melchias Marcus Mekeng telah disebut-sebut dan diduga ikut menikmati jutaan dollar dana proyek e-KTP itu. Kami minta Agus Rahardjo cs segera menetapkannya sebagai tersangka karena namanya sudah masuk pada dakwaan persidangan,” tegas Koordinator FAKTA Iskandar dalam orasinya.

Untuk diketahui, Mekeng merupakan anggota DPR dari Partai Golkar dan juga menjabat sebagai Ketua Banggar ketika pembahasan proyek e-KTP mulai dilakukan. Namanya masuk ke dakwaan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto.

Melchias Mekeng disebut turut menerima US$ 1,4 juta dari dana proyek e-KTP. Namun Mekeng membantahnya. Sedangkan Markus Nari ditetapkan sebagai tersangka e-KTP karena diduga membantu memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran e-KTP. Markus juga dituding menerima uang dari Irman sebesar Rp 4 miliar karena telah memuluskan proyek ini.

Lebih lanjut, Iskandar meminta lembaga antirasuah itu untuk berani jujur tidak pandang bulu untuk menuntaskan kasus e KTP itu dengan baik, tepat dan adil. Dan bisa membuka tabir gelap yang telah merugikan keuangan negara.

“Ini adalah skandal kasus besar yakni kasus mega proyek e-KTP yang telah merugikan negara Triliunan Rupiah. KPK harus bongkar tabir gelap tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iskandar menyakini berdasarkan dakwaan tersebut pihaknya menduga Mekeng ikut berperan penting dalam meloloskan anggaran proyek tersebut.

“Jadi sudah sepantasnya KPK bertindak tegas. Jika bukti sudah memenuhi maka segera tetapkan sebagai tersangka dan penjarakan,” tuturnya.

Dia menegaskan agar segala bentuk perilaku korup bisa di lawan dan diberantas sampai ke akarnya, termasuk mengungkap tabir di balik skandal kejahatan korupsi e-KTP tersebut.

“Ini adalah angka yang cukup fantastis dan skandal ini di duga melibatkan aktor penting di tubuh Partai Golkar. Jangan biarkan Partai golkar diisi oleh kader-kader maling dan korup, apalagi Golkar mengusung tageline Golkar bersih,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top