Nasional

Selebaran Khilafah ala HTI Bertebaran di Masjid Al Azhar saat Aksi 121

PhotoGrid_1516015045002

Jakarta – Aksi damai bertajuk 121 yang digagas Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook mendapatkan perhatian publik. Pasalnya, demo yang bertitik kumpul di Masjid Al Azhar itu juga menimbulkan keresahan diantara para orang tua murid yang mengenyam pendidikan di Al Azhar Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, muncul penampakan spanduk dan poster yang identik dengan bendera yang sering digunakan ormas HTI yang resmi dibubarkan pemerintah dalam aksi 121 tersebut. Bahkan, selebaran khilafah bertuliskan “Aksi Damai 121 Bersama FPI Tolak Kedzaliman FB, Perjuangan Belum Usai ! Kami Masih Ada … Kami Masih Hidup … Kami Bersama Kalian … Wahai Pejuang Fisabilillah … Teruslah Kibarkan Bendera Kebanggaan Ar Rayah dan Al Liwa … Tegakkan Khilafah di Negeri Muslim Terbesar … Indonesia … Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar … ” ini pun bertebaran.

Bahkan, para peserta pun tak lupa mengabadikan momen tersebut dengan telepon pintar mereka. Dalam aksi 121 lawan Facebook nampaknya peserta dari HTI turut serta di acara tersebut. Hal itu dilihat dari spanduk dan selebaran organisasi yang dilarang oleh pemerintah tersebut.

“Kami khawatir karena bisa mempengaruhi anak didik,” ujar orang tua murid Al Azhar yang enggan di sebutkan namanya, saat dikonfirmasi hari ini.

Selain itu, dia juga mengkritisi penggunaan Masjid Al Azhar sebagai sebagai titik kumpul massa aksi 121 itu bersamaan dengan proses belajar mengajar.

“Tidak perlu lah lagi untuk kedepannya buat titik demo. Ini kan berdekatan dengan sarana pendidikan, masa Masjid jadi tempat titik kumpul demo,” jelasnya.

Oleh karenanya, dia meminta kedepannya agar tidak ada lagi titik kumpul aksi demo dan dikembalikan lagi fungsi Masjid yang sebenarnya.

“Pastinya keberatan, kedepan jangan ada lagi lah,” sebutnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Al Azhar Mizar mengaku pihaknya hanya menerima surat permohonan Sholat Jumat berjamaah dari ormas FPI pada Kamis (11/1/2018).

“Surat itu mendadak H-1 dan kami hanya menerima surat permohonan sholat Jumat berjamaah dari ormas FPI. Jadi bukan kami penyelenggara aksi tersebut,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top