Nasional

Mencari Figur Panglima TNI yang Anti Cari Panggung Politik

Direktur SDR Hari Purwanto

Jakarta – Panglima TNI Gatot Nurmantyo sudah mendekati masa pensiun pada bulan Maret-April 2018, dan saat ini dalam tubuh TNI segera akan melakukan pergantian.

Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menyebut regenerasi diperlukan untuk memberikan warna berbeda dalam kepemimpinan TNI kedepan. Dalam setiap Kepemimpinan memiliki karakteristik yang berbeda, namun setiap pemimpin dalam TNI terutama panglima TNI harus memegang teguh Sapta Marga.

“Amanat reformasi yang utama adalah TNI tidak berpolitik dan menjaga kepemimpinan nasional untuk patuh serta taat dibawah komando Presiden sebagai Panglima Tertinggi,” ungkap Hari Purwanto, hari ini.

Direktur SDR Hari Purwanto

Direktur SDR Hari Purwanto

Menurutnya, sosok pengganti panglima TNI saat ini harus segera dipersiapkan oleh internal TNI agar terjadi kematangan dan kesiapan diinternal untuk menerima pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo. Yang perlu digarisbawahi terutama adalah jangan sampai pengganti Panglima TNI terjebak oleh kepentingan personal maupun kelompok yang akan menimbulkan kegaduhan sehingga berdampak terjadinya kesenjangan.

“TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga NKRI jangan sampai dilibatkan dalam kepentingan politik praktis untuk kekuasaan. Panglima TNI harus sosok yang tidak mencari panggung politik,” ujarnya.

Hari Purwanto juga mengingatkan bahwa regenerasi akan membawa suasana baru bagi TNI yang telah ikut ambil bagian dalam era reformasi dan membuka diri untuk berkomunikasi dengan semua stake holder dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan menjadi keharusan regenerasi dalam tubuh TNI dan itu menjadi salah bentuk reformasi yang dilakukan oleh TNI.

“Mari kita tunggu siapakah regenerasi pengganti panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo…?,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top