Politik

3 Tahun Jokowi-JK, Ini Capaian yang Diapresiasi Mahasiswa

Jokowi salam 2 periode

Jakarta – Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan NKRI menilai perjalanan tiga tahun masa pemerintahan Jokowi banyak sekali pencapaian yang perlu diapresiasi. Setidaknya, ada 3 bidang utama yakni percepatan pembangunan infrastruktur, pembangunan manusia, dan kebijakan deregulasi ekonomi.

Pasalnya, berdasarkan survey SMRC yang dilakukan terhadap 1.220 penduduk, mayoritas publik merasa puas atas kinerja Presiden Jokowi angka kepuasan publik atas kinerja Jokowi September 2017 sebesar 68 persen.

“Ini menunjukan bahwa pemerintahan Jokowi-JK masih menjadi harapan masyarakat Indonesia secara keseluruhan dan tidak bisa terbantahkan,” ungkap Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan NKRI Frans Freddy, hari ini.

Menurut Frans, Presiden berhasil menghapus kesenjangan antar wilayah dan hal itu dibuktikannya dengan pembangunan dari pinggir timur Indonesia yaitu, pembangunan infrastruktur di Papua lebih diperhatikan. Pembangunan Jalan Trans Papua yakni penghubung Sorong hingga Merauke yang perencanaannya sudah ada saat era Presiden Habibie kini lebih masif lagi dikerjakan oleh Jokowi.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Trans Papua kini telah terhubung sepanjang 3.851,93 km dari total target awal sepanjang 4.330,07 km. Pembangunan besar-besaran Papua ini karena jika dibandingkan dengan daerah lain, Papua adalah kawasan yang paling tertinggal dari segi infrastrukturnya terutama di daerah pedalaman.

“Sehingga diharapkan dengan Papua lebih tersentuh pembangunan akan dapat tercapai pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman, perbatasan, dan pingggiran Indonesia,” terang dia.

Masih kata Frans, terobosan itu bukan hanya pembangunan transportasi publik di kota-kota besar, daerah lain tidak luput dari perhatian Jokowi. Misalnya saja seperti gagasan tol laut dan jembatan udara yang dicanangkan pemerintahannya. Jokowi menyakini mahalnya kebutuhan pokok dibeberapa daerah di Indonesia, ialah karena moda transportasi yang buruk. Begitupun dengan masalah kelangkaan bahan pokok yang kerap dialami masyarakat dibeberapa daerah di Indonesia.

“Terciptanya moda transportasi yang baik, mampu menggerakan ekonomi daerah, melancarkan konektivitas antar daerah, dan melancarkan pengangkutan balik logistik ke daerah lain,” katanya.

Dia melanjutkan tahun ini adalah tahun ke tiga pemerintahan yang akan ditapaki hingga 2019. Jokowi adalah sosok yang lugas, apa adanya, dan tidak suka beretorika menjadi cirinya. Tubuh rampingnya seperti mencerminkan kelincahan dalam mengeksekusi program kerjanya. Kondisi ekonomi global yang menurun yang berimbas pada penerimaan dan pendapatan negara, tak menyurutkan langkah Presiden RI ke-7 ini mengakselerasi pembangunan. Terutama pada tiga sektor kunci, yaitu: pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“3 tahun Pemerintahan Jokowi-JK Akselerasi Mewujudkan Indonesia Sentris ini mencatat, mendokumentasikan, dan mengaktualisasikan pencapaian selama dua tahun pemerintahannya,” sebutnya.

Pihaknya pun berharap kedepan tetap optimal sampai masa periode pemerintahan tetap memegang teguh komitmen bersama rakyat Indonesia dalam membangun stabilitas Negara.
Selain itu, dia juga mengapresiasi kerja keras aparat keamanan dalam mengawal aksi refleksi 3 tahun Jokowi-JK baru-baru ini.

“Mari bergandengan tangan menjaga stabilitas pemerintahan serta mengawal kebijakan (policy) yang pro rakyat yakni bangun pondasi ekonomi, percepat pembangunan,” ucapnya.

Berikutnya, sambung dia, keberpihakan untuk wong cilik, peningkatan kesejahteraan buruh, strategi cerdas mengelola ekonomi dan investasi, memperpanjang visa kunjungan mendongkrak wisatawan.

“Membatik toleransi dari keari fan lokal mewujudkan indonesia sebagai poros maritim tol laut mewujudkan indonesia sentris,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top