Hukum

Diancam Preman Pengaman “Hotel Esek-esek”, Komite Nasional Garda Nawacita Bakal Lapor Polisi

hiburan malam

Jakarta- Ketua Komite Nasional Garda Nawacita, Abdullah Kelrey mengatakan bahwa pihaknya akan mendatangi Polda Metro Jaya, untuk melaporkan ancaman yang diterimanya dari ormas-ormas yang mengaku sebagai pengamanan tempat hiburan malam di Jakarta.

“Iya, besok Insya Allah kami akan adukan ini ke Polda Metro Jaya,” kata Abdullah Kelrey kepada wartawan, Jumat (20/10/2017) dini hari.

Ia mengatakan bahwa ancaman tersebut ia dapatkan dari grup whatsapp yang bernada tantangan dan ancaman terhadap dirinya, lantaran ingin membantu merealisasikan janji besar Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, yakni menutup tempat hiburan malam seperti Hotel Alexis di Jakarta Utara.

“Di pesan itu ada broadcast yang mengatasnamakan beberapa ormas, mereka mengaku sebagai pasukan pengamanan beberapa hotel berbintang, yang diketahui menyajikan layanan tempat hiburan malam di Jakarta,” pungkasnya.

Kemudian aktivis yang karib disapa Bung Rey tersebut merasa nama dan lembaganya dicemarkan nama baiknya, yakni sebagai elemen abal-abal dan hanya mencari uang receh untuk melakukan aksi unjuk rasa tersebut.

“Rencana aksi kami murni untuk membantu janji suci pak Gubernur Anies untuk menutup Alexis. Tapi kami dianggap hanya cari uang receh dan organisasi aba-abal. Ini pencemaran nama baik,” terangnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam broadcast yang disebarkan oleh diduga beberapa oknum ormas pengaman tempat-tempat hiburan malam tersebut juga memiliki nada ancaman pembunuhan.

“Ada poin ancaman bantai dan bunuh. Ini sudah tidak betul, apalagi mereka menyatakan tempat-tempat hiburan malam itu sebagai wadah untuk mencari nafkah anak istri mereka, ini kan miris,” tukas Bung Rey.

Dengan melihat ancaman semacam itu pun, Bung Rey pun menilai bahwa Gubernur Anies Baswedan sendiri dipastikan sulit untuk merealisasikan ucapannya saat kampanye Pilgub DKI Jakarta itu.

“Ada beberapa nama ormas yang kita tahu mereka gencar berada di belakang pemenangan Anies-Sandi. Saya rasa pak Gubernur kita tak akan berani merealisasikan janji sucinya itu,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Bung Rey juga menekankan bahwa ancaman semacam itu dinilai telah melanggar dua regulasi yang diatur oleh negara. Diantaranya adalah UU ITE dan UU Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Saya rasa ini juga ada regulasi yang mengatur, yakni Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan Pasal 310 ayat (1) KUHP, serta melanggar UU kebebasan kita menyampaikan pendapat di muka umum, apalagi ini sembari dengan nada ancaman pembunuhan, tidak betul ini,” tutupnya.

Rencana Aksi

Diketahui, beberapa elemen yang tergabung dalam Aliansi Gebuk Tempat Dugem memang diketahui berencana untuk menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik di Jakarta. Beberapa lokasi yang akan menjadi target aksi penyampaian pendapat mereka adalah di Dinas Pariwisata DKI Jakarta oleh elemen yang dikoordinatori oleh Bung Rey itu.

Kemudian aksi tersebut juga akan digelar di tempat-tempat yang diklaim menyajikan layanan hiburan malam, seperti Hotel Alexis, Colombus, Hotel Classic Jakarta, Sydend 2000, Golden Cron, Las Vegas, Fable, Colosseum, New Stingray Club, dan Exodus.

Aksi tersebut rencananya akan digelar pada hari Senin (23/10/2017) pada pukul 15.00 WIB, dengan melibatkan beberapa elemen seperti; Komite Aksi Garda Nawacita, Jaringan Mahasiswa Pariwisata, Solidaritas Jakarta Bermartabat, Gerakan Mahasiswa & Pemuda Cinta Budaya Indonesia, Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Pro Anies-Sandi.

Ancaman

Namun belum sampai aksi tersebut digelar, justru muncul broadcast beredar bernada ancaman dari beberapa ormas terkait dengan rencana aksi yang akan dilakukan di beberapa titik itu. Bahkan beberapa nama ormas tersebut sangat familiar di kalangan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Berikut adalah isi broadcast yang dimaksud :

“Aksi Hadapi Pendemo Bayaran serta LAWAN Gerakan-Gerakan Liar dan dadakan di Ibu Kota JAKARTA”

Pemberitahuan:

Kepada semua ketua_ketua ormas Pusat dan cabang serta ranting, FBR, Forkabi, Laskar Merah Putih(LMP), Bamus Betawi, BPPKB Banten, Gema Perak Jaya (GPJ) Pasukan bela Negara(PBN), Forum Pemuda Muslim Maluku(FPMM), Forum Masyarakat Muslim NTT(FMMNTT), Madura Bersatu (MB), PM(Pemuda Makasar) Aliansi Mahasiswa Pengawal Reformasi(AMPER), Gerakan Mahasiswa NKRI(GEMANKRI), Gabungan Alumni Mahasiswa Jakarta(GAMJAK), Saudara-saudara Betawi, dari Banten, Maluku, Dari Flores, Dari makasar, dari Kupang, dari NTT, Madura, Arek-arek, wong kito, Batak, Warga dan karyawan serta Satuan Pengamanan(SATPAM) tempat hiburan, Tukang Parkir, Dll.. .

Tempat:
Di Outlet-Outlet/tempat hiburan malam pegangan kita masing-masing.

Agenda:
Menolak, Menghalau serta membubarkan, oknum2 pendemo yg berorientasi “uang” bermotif “bayaran” dan titipan dari oknum serta para provokator demi kepentingan dan kantong pribadi nya serta mengatas namakan kelompok masyarakat/golongan tertentu yang hanya akan memecah belah kerukunan hidup umat beragama serta persatuan dan kesatuan bangsa. mari kita serukan “Bantaaaaiiiii..!!!

Perihal:
Pemberitahuan demo oleh pendemo-pendemo bayaran yang hanya ambil moment serta “untuk pengalihan isu” dari masalah tertentu, demi keuntungan serta kepentingan kantong pribadi mereka beserta “kelompok-kelompok kecil” nya! Yang mengatas namakan Garda Nawacita, dan aliansi2 abal-abal karangan/bikinan mereka atau siapapun juga!!!

Penegasan:

1.Tempat hiburan malam yang akan di ganggu ini adalah merupakan Pendaringan dan priuk nasi kita semua dan tempat kita dapatkan pendapatan untuk menafkahi keluarga, anak dan istri kita.

2.Aksi Demo yg akan di lakukan oleh oknum2 serta aliansi-aliansi, garda-garda serta forum-forum abal-abal dan munafik yang tiba-tiba muncul dadakan ini berpotensi mematikan mata prncaharian/pendaringan kita serta memecah belah kerukunan serta Persaruan dan kesatuan bangsa NKRI!

Pernyataan Sikap:

1.Kawan-kawan di Golden Cown, malioboro group, alexis group, fashion group, clasik hotel, columbus, sidney2000, sense group, las vegas, fable, collosseum, new stringray, club, eksodus, illigals hotel, sense, sun city, Paragon, V2 dan lain2, mari kita pantau bersama-sama pergerakan mereka lalu kita bergerak bersama-sama dan ketika salah satu Outlet kita mereka datangi, kita serbu dan bantai sama-sama..!!!

2.Untuk ormas-ormas,forum-forum, garda-garda serta aliansi-aliansi abal-abak yg muncul dadakan ini, kami tantang!!! Kami undang!! Sini kalian datang,kami Bantai!!! Kami tunjukan ke kaluan bahwa kami pegang tempat hiburan malam bukannya kami tidak punya “reputasi”!!! Anda masih pake popok, kami sudah bunuh orang dan masuk “bui” bos!!!

3. Mari Kita mainkan “secara ADAT” manusia-manusia munafik!! serta oknum-oknum pemeras dan bocah-bocah tengil yg tidak tau adat istiadat serta sopan santun dan cari-cari uang receh!!! Terutama Jagoan bernama Bung Rey dengan no hp.081218298009 mau test kite neh bocah….!!!

Koordinator:

Seluruh Team pengamanan Jaringan KOTA Jakbar, jakarta Pusat, jakarta utara, jakarta selatan dan jakarta timur..
Golden Crown, Alexis Group, Fashon Hotel Group, Sense, Illigals hotel, Malioboro Group, clasic Hotel, sidney 2000, eksodus, Sun City, Paragon, V2, Fable, collosseum, new stringray dan lain-lain..!!!!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top