Politik

Setnov Bebas, Karyono Wibowo: Situasi Politik Internal Golkar Bisa Berbalik

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kanan) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (dua kanan) dan Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid (dua kiri) mengibarkan bendera Golkar saat penutupan Musyawah Nasional Luarbiasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/5).

Jakarta – Analis Senior IPI Karyono Wibowo menyebut keputusan hakim yang mengabulkan sebagian gugatan ketua umum golkar Setnov sudah bisa ditebak.

Menurut Ketua DPP Alumni GMNI, berita sakitnya Novanto yang menjadi viral di dunia maya memberi sinyal bahwa setnov akan bebas dari status tersangka mega korupsi KTP Elektronik dalam sidang pra peradilan.

“Sinyal lainnya adalah tertangkapnya sejumlah kepala daerah dari partai golkar menimbulkan persepsi publik seolah terjadi barter dengan kasusnya ketua umum golkar tersebut,” ungkap Karyono, hari ini.

Di sisi lain, lanjut dia, putusan pra peradilan yang mencabut status tersangka setya novanto bisa membuyarkan skenario sejumlah fungsionaris Golkar yang ingin mendongkel posisi setnov dari posisi ketua umum. Jika posisi sebelum putusan pra peradilan membuat posisi setya novanto terancam, kini posisinya bisa berbalik setelah bebas dari status tersangka.

“Bisa jadi, setnov akan memukul balik kelompok yang bermanuver akan menggusurnya dari posisi ketua umum,” ucapnya.

Namun demikian, tambah Karyono, dari segi persepsi, bebasnya setya novanto tidak sertamerta membuat citra golkar pulih. Tapi bisa terjadi sebaliknya, bebasnya Setnov bisa membuat citra golkar menurun.

“Pun demikian, citra lembaga peradilan ikut tercoreng. Pasalnya, kasus setnov ini telah menambah deretan panjang putusan bebasnya sejumlah tersangka korupsi di negeri ini,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top