Hukum

Kantongi Alat Bukti Ahli Waris Desak Polda Metro Tetapkan Lili TSK

IMG-20170811-WA0067

Jakarta – Pasca telah dilaporkan 1 tahun lalu, ahli waris Keman bin Seli akhirnya dipanggil oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (11/8/2017) siang.

Saat datang ahli waris yang sudah lanjut usia ini didampingi Solihin SH sebagai kuasa hukum.

Adapun kasus ini berawal dari ahli waris Keman bin Seli melaporkan seorang pengusaha rumah makan dan salon kecantikan atas nama Lili ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan surat jual beli tanah
seluas 7 ribu meter di Jl. Beruang, Bintaro, Tangerang Selatan. Di mana, Lili diduga memamfaatkan kondisi ahli waris yang buta huruf dengan mamalsukan surat jual beli tanah tersebut.

“Ahli waris tidak bisa baca dan tulis disitu ada kesimpang siuran makanya butuh waktu untuk perkara ini. Saya berharap ibu Lili secepathya dinaikan statusnya jadi tersangka dan segera cepat dilimpahkan kejakasaan,” jelas
Solihin.

Solihin mengatakan, hari ini kliennya dikonfrontasi soal tanda tangan
asesment semua ahli waris. Di mana nantinya bakal digunakan untuk pemeriksaan di Laboratorium Forensik.

“Kita harapakan bahwa dengan adanya labcrim nanti bisa diketahui apakah tanda tangan tersebut identik atau non identik,  kalo hasilnya non identik atau kita bisa buktikan bahwa selama ini ahli waris tidak merasa menandatangani dan tidak punya kuasa atas surat tersebut,” tuturnya.

Solihin menambahkan, sesuai dua alat bukti yang ada penyidik semestinya tak perlu ragu menetapkan Lili sebagai tersangka.

“Keterangan para saksi ahli waris almarhum Keman Bin Seli yang mengaku tidak pernah tanda tangan surat kuasa kepada Nisan Bin Seli untuk menandatangani PPJB,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

To Top