Politik

Arief Pouyono Sudah Khilaf, PDIP Maafkan Saja

Arief Pouyono meminta maaf ke pdip

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra FX Arief Poyuono belakangan ini jadi sorotan dan menuai kritikan terkait ucapannya yang dipermasalahkan ke PDI Perjuangan.

Meskipun demikian, Arief sudah meminta maaf secara terbuka kepada PDIP. Ini karena pernyataan dirinya yang menyamakan PDIP seperti PKI.

Arief menuliskan permohonan maafnya secara tertulis. Selain itu, dia membuat surat permohonan maaf yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000.

“Bersama ini terkait pemberitaan di beberapa di media massa yang menyebutkan pernyataan saya yang mengatakan, WAJAR SAJA KALAU PDIP SERING DISAMAKAN DENGAN PKI KARENA MENIPU RAKYAT, dengan ini saya mengklarifikasi bahwa saya tidak bermaksud mengatakan bahwa PDIP adalah PKI dan menipu rakyat,” demikian kutipan surat dan pernyataan Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8/2017).

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa justru mengapresiasi sikap gentle Arief Pouyono yang mengaku khilaf atas pernyataan tersebut.

“Kami apresiasi sikap jantannya Arief Pouyono yang sudah jantan mengakui kesalahannya dan khilaf atas pernyataanya tersebut,” ungkap Willy, hari ini.Arief Pouyono meminta maaf ke pdip

Lebih lanjut, Willy menyakini bahwa Arief yang bekas aktivis 98 ini tidak bermaksud demikian seperti yang dituduhkan kepadanya.

“Saya tahu betul Arief Pouyono yang dikenal idealis menyuarakan rakyat. Kemungkinan dipelentir saja itu kata-katanya padahal niatannya tidak demikian. Toh, Arief juga tetap melayangkan permohonan maaf ditujukan kepada Megawati dan seluruh jajaran kader PDIP,” sebutnya.

Dia pun berharap PDI Perjuangan bisa berlapang dada memaafkan atas kekhilafan Arief Pouyono terkait pernyataannya tersebut. Kendati demikian, Willy selalu menghargai setiap perbedaan pendapat karena hal itu sah-sah saja di era demokrasi ini.

“Gerindra dan PDIP adalah mitra berdemokrasi. Kami berharap PDIP bisa legowo memberikan permintaan maafnya kepada Arief Pouyono,” jelasnya.

Lebih jauh, Willy berangan-angan agar mantan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu bisa turun kejalan bersama elemen buruh menyerukan tuntutan rakyat apalagi Arief dikenal dengan komentar-komentar tajamnya mengkritisi pemerintahan khususnya BUMN.

“Kita kangen dengan suara lantangnya Arief menyuarakan aspirasi buruh. Turun kejalan lagi bersama rakyat sebagai sosial of control mungkin bisa menjadi lebih baik buat Arief Pouyono dengan memberikan kritikan membangun dan membantu pemerintahan Jokowi mewujudkan nawacitanya,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

To Top