Kriminal

Diduga Marak Narkoba, Kamerad Desak Tutup Tempat Hiburan Karaoke Sense Mangga Dua

Karaoke Sense rawan peredaran narkoba

Jakarta – Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) telah melakukan investigasi lapangan dan menemukan bukti adanya dugaan transaksi jual beli narkoba terselubung di dalam lokasi hiburan malam yakni Karaoke Sense, dibilangan Mangga Dua Jakarta Utara.

“Kami minta Pemda DKI Jakarta beserta aparat penegak hukum tidak boleh diam dan menutup mata terhadap maraknya transaksi jual beli narkoba terselubung dibeberapa tempat karaoke yang beroperasi di Jakarta,” ungkap Ketua Presidium Kamerad Haris Pertama, hari ini.

Maka itu, lanjut Haris, Kamerad tim investigasi guna menguatkan adanya peredaran narkoba dibeberapa tempat hiburan malam yang beroperasi di Jakarta.

“Sungguh sangat mencengangkan ketika kader-kader Kamerad melakukan investigasi, mereka menemukan bukti kuat akan adanya transaksl narkoba terselubung yang dilakukan didalam tempat karaoke Sense,” sebutnya.Karaoke Sense rawan peredaran narkoba

Adapun beberapa bukti yang didapatkan berupa rekaman suara, foto dan video transaksi narkoba ditempat tersebut. Oleh karenanya, berdasarkan barang bukti yang mengejutkan tersebut Kamerad mendesak agar segera dilakukan penyegelan dan pencabutan izin operasi serta usaha tempat Karaoke Sense. “Tutup tempat hiburan karaoke Sense sekarang juga,” ucapnya.

Selain itu, tambah dia, mendesak Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) untuk melakukan perombakan struktur BNNP DKI Jakarta yang dianggap lalai dan melakukan pembiaran terhadap tindak pidana transaksi narkoba terselubung yang dilakukan di dalam karaoke sense.

“Kami mendesak agar selidiki dan berikan tindakan oknum BNNP yang diduga kongkalikong dengan pengelola karaoke Sense,” jelasnya.

Lebih jauh, Haris mendesak Buwas mengevaluasi kinerja Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Johny Pol Latupeirissa, dan jajarannya. Bila perlu dilakukan perombakan struktur BNNP Jakarta.

“Jika terbukti melakukan kongkalikong, copot Kepala BNNP DKI dan Kabid Pemberantasan BNNP DKI Maria, demi perang melawan bandar narkoba di Jakarta,” terangnya.

Dia pun mempertanyakan BNNP DKI yang tidak mampu memberantas narkoba di tempat hiburan di wilayah Jakarta. Haris menduga ada upaya tebang pilih dalam pemberantasan narkoba di karaoke Sense.

“Kenapa kita bisa menemukan bukti transaksi dan peredaran narkoba, sementara BNNP tidak. Apakah ini ada permainan sehingga saat operasi narkoba selalu bocor. Kamerad siap ikut andil dalam operasi pemberantasan narkoba bersama BNN jika diperkenankan,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

To Top