Ekonomi

Aksi Tanding Menanding Tutupi Isu Besar MoU Blok Masela

blok-masela

Jakarta – Indonesian Youth Solidarity (IYS) menyoroti dan mengkaji hiruk-pikuk kebangsaan dan kenegaraan yang saat ini berkembang. Koordinator Nasional IYS Abdullah Kelrey menilai ada hal yang terlupakan yakni memperjuangkan hak umat.

“Ternyata kita lupa akan memperjuangkan hak umat dibalik fenomena saling aksi tanding menanding didalam kondisi bangsa saat ini,” ungkap Kelrey, Selasa (6/12/2016).

Dijelaskan dia, blok Masela (Maluku) adalah aset umat yang kini belum ada titik terang dari Pemerintah Pusat dan daerah soal bagi hasil. Namun sudah ada MoU pertama dan kini MoU kedua mau menyusul. Pihaknya tidak menginginkan kasus PT. Freeport bisa terjadi pula di kawasan pengembangan Blok Masela. Freeport banyak makan korban orang-orang tidak berdosa dibunuh padahal mereka memperjuangkan nasib nya. Kondisi keamanan pun sampai hari ini belum steril, dan jangan sampai Maluku mengalami hal yang sama.

Blok Masela

Blok Masela

“Isi MoU rakyat Maluku dan Indonesia belum tahu apa isinya?,” sindir dia.

Lebih lanjut, Kelrey berharap rakyat menjadi tergiring isu lainnya dengan fokus menyoroti fenomena tersebut, dan pemangku kepentingan melakukan MoU dengan pihak kedua untuk kepentingan bersama atas nama negara lalu rakyat di korbankan. Maka itu, pihaknya menuntut Presiden RI melalui Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Gubernur Maluku segera mengumumkan lewat spanduk baleho dan media baik online, TV dan cetak mengenai profil perusahan yang mengelolah Blok Masela dan pembagian hasil dari Blok Masela antara rakyat Maluku, Pemda Maluku, Pemerintah Pusat dan Perusahan yang menggelola Blok Masela.

“Presiden RI segera cabut MoU antara Indonesia dan PT. Freeport di Zaman Presiden SBY,” tegas dia.

Selain itu, lanjut dia, secara khusus Menko Polhukam segera mengeluarkan sikap tegas untuk menetralusir gerakan-gerakan yang mengacak-acak persatuan dan kesatuan Negara Bangsa Indonesia karena Pilkada serentak makin dekat.

“Jangan jual rakyat dan negara serta memanfaatkan situasi dan kondisi untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top