Hukum

Aktivis 98 Serukan Tangkap Pentolan FPI Habib Rizieq

Habib Rizieq Shihab

Jakarta – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) mengajak semua aktivis 98 untuk merapatkan barisan untuk tetap menjaga marwah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pasalnya, Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa juga merasa tidak terima dengan pernyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang dianggap melecehkan Pancasila.

Willy pun siap mengawal putri Presiden pertama RI Soekarno Sukmawati Soekarnoputri yang sudah melaporkan kasus itu ke Bareskrim Polri.

“Kami minta agar Kepolisian juga menindaklanjuti dan segera melakukan penyelidikan atas pelaporan Sukmawati. Panggil Rizieq untuk diperiksa,” ungkap Willy, Senin (7/11/2016).

willy-dan-abuyaMenurut dia, Soekarno adalah perumus Pancasila, sehingga Willy menilai kata-kata Rizieq justru memberikan preseden buruk dan dampak negatif terhadap generasi muda.

“Ini tidak menutup kemungkinan, akan banyak generasi muda meniru perilaku yang tidak menghormati Pancasila sebagai dasar negara dan nama Soekarno sebagai proklamator,” jelas dia.

Lebih lanjut, Willy juga mengecam aksi demo 4 November yang berujung anarkis dan tindakan elit yang ikut menunggangi gerakan tersebut. Para tokoh yang hadir dan elit, kata dia, nampak mengedukasi para demonstran agar mempercayakan penanganan kasus dugaan penistaan agama itu dalam ranah hukum.

“Katanya damai, kok anarkis. Pentolan-pentolan tokoh dan elit harus ditangkap karena terbukti tunggangi demo 4 November. Apalagi sampai ada upaya penjatuhan rezim berujung penjarahan di penjaringan. Lihat berapa mobil Polisi yang dibakar dengan memakai uang rakyat, Habib Rizieq harus ditangkap karena dia orang yang paling getol menyerukan demo tersebut,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top