Ekonomi

SDN 7 Purwawinangun Kuningan Jabar Menyimpan Persoalan, Kinerja Bupati Patut Di Pertanyakan

img_20160907_062637_edit

Jakarta – Potret buruk di dunia pendidikan kembali ditemukan. Sekjen Badan Investigasi Independen Peneliti Kekayaan Pejabat dan Pengusaha Republik Indonesia (BII-PKPPRI) Jakarta Sukendar, SH mengaku telah menemukan gambaran itu di SDN 070 Purwawinangun Kuningan, Jabar.

“Sekolah yang berada di gerbang kota Kuningan itu kini menyimpan berbagai persoalan. Ruang kelas yang ada tidak dapat menampung jumlah siswa dan siswi yang ada,” ungkap Sukendar, Kamis (8/9/2016).

img_20160907_062637_editSukendar melanjutkan, adanya fenomena itu maka pihak sekolah pun
harus melakukan tindakan yang harus mengangkangi peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang sudah di tetapkan. Karena pihak sekolah beserta komite harus memungut iuran dua ratus ribu kepada orang tua murid, hingga total yang di pungut kurang lebih 98 siswa dan siswi.

“Menurut Kepala Sekolah di SDN 07 Purwawinangun Kuningan siap bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya mengingat permohonan bantuan tidak kunjung datang,” terang dia.

Oleh karenanya, lanjut Sukendar, berdasarkan temuan itu maka dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan secara tertulis kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar di tindaklanjuti lebih lanjut.

“Kami akan laporkan secara tertulis ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top