Hukum

Catat Nama Anggota DPR yang Tolak Bekukan Anggaran KPK & Polri, Jangan Pilih Lagi

KPK Polri

Jakarta – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia bertekad akan menyuarakan dan mengajak publik Indonesia dari penjuru nusantara untuk menolak politikus busuk untuk masuk senayan di 2019.

Hal itu terkait ancaman pembekuan anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

“Jari 98 akan suarakan ke masyarakat untuk menghentikan langkah politisi Senayan masuk ke DPR di 2019,” tegas Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa, hari ini.KPK Polri

Lebih lanjut, Willy kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak pilih lagi mereka yang tidak berpihak pada pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.

“Catat namanya, jangan pilih lagi,” sebutnya.

Lebih jauh, Willy mengatakan tidak ada jalan tengah mengenai persoalan tersebut. Ia tetap menolak adanya pembekuan anggaran kedua institusi itu penegak hukum tersebut.

“Itu yang harus kita lawan bersama-sama. Mereka jual ya kita beli,” tuturnya.

Dia juga menilai langkah politisi Senayan ceroboh dan sangat melukai hati masyarakat melalui Pansus Angket KPK tersebut.

“DPR menghukum lembaga negara tanpa dasar hukum dan politik yang jelas adalah kecerobohan,” sebutnya.

Willy menambahkan boikot itu merupakan ancaman tanpa dasar sebab DPR tidak diberi amanah untuk melaksanakan hak DPR tanpa melihat sejauh apa sikap publik.

Sebagai wakil rakyat, kata dia, sudah seharusnya DPR menjalankan tugas yang dikehendaki masyarakat.

“Menggunakan hak menolak anggaran polisi karena menolak tugas dari kegiatan DPR yang ceroboh artinya DPR melukai hati masyarakat untuk kedua kalinya,”¬†tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

To Top