Internasional

Fenomena Globalisasi dan Teknologi Dituding Biang Masuk Keluarnya ISIS di Indonesia

Zuhairi Misrawi

Zuhairi MisrawiJakarta, beritaasatu.com – Pengamat Politik Timur Tengah Zuhairi Misrawi menilai fenomena globalisasi dan teknologi memudahkan masuk dan keluarnya ideologi ISIS di Indonesia.

“ISIS sangat mudah masuk di Indonesia namun tidak bisa berkembang diluar negara Syria dan Iraq,” kata Zuhairi saat diskusi bertema “Menangkal Radikalisme ISIS, Mencari Upaya Komprehensif” yang diinisiasi Kaukus Muda Indonesia (ISIS) di Galeri Cafe Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/8).

Menurutnya, ISIS berhasil di Timur Tengah karena diuntungkan situasi politik yang tidak stabil akibat konflik Syiah dan Sunni. Sehingga tidak ada kekuatan yang mampu mengendalikan keamanan di Syria.

“ISIS juga besar karena didukung dengan sumber dana yang sangat luar biasa. Dugaan saya kekayaan ISIS saat ini lebih dari 2 Milyar Dollar,” kata dia.

Zuhairi pun memberikan beberapa langkah-langkah pencegahan diantaranya, pertama penegakan hukum harus ditegakkan bagi kelompok yang menggunakan kekerasan bagi tujuannya. Kedua, lanjut Zuhairi, program deradikalisasi untuk meluruskan paham-paham ekstrem bagi mereka yang menganut paham tersebut. Langkah terakhir adalah setelah deradikalisasi harus memasukan paham Pancasila.

“Radikalisasi Pancasila harus diamalkan, menjadi living value dan jika ketiga hal ini dilakukan, maka ISIS tidak akan berkembang di Indonesia,” tukasnya. (Negoro)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top