Internasional

Lahirnya ISIS Bukti Lemahnya Peran Pemerintah melakukan Deteksi Dini

Iraq_ISIS_Abu_Wahe_2941936bJakarta, beritaasatu.com – Lahirnya kelompok-kelompok yang ingin menyebarkan gerakan, ideologi, dan paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia dinilai sebagai bukti lemahnya peran pemerintah mendeteksi secara dini ancaman mundurnya peradapan kehidupan manusia di Republik Indonesia.

Menurut Ketua Forum Masyarakat Maluku (Formama), pemerintah SBY mengatakan bahwa ISIS merupakan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45 sehingga diharapkan pemerintah SBY dapat menuntaskan masalah ini dalam waktu dekat agar tidak menambah pekerjaan rumah pemerintaan mendatang.

“Mengingat pemerintahan mendatang diwariskan banyak persolan, maka kami berharap pemerintahan Jokowi-JK untuk lebih jeli dan teliti dalam menyusun kabinet mendatang karena saat ini kita butuhkan adalah orang-orang jujur yang mau melakukan perubahan dan bukan sekedar orang pintar,” kata Arnold saat menggelar jumpa pers di Galeri Cafe Cikini Jakarta, Selasa (12/8).

Lebih lanjut, Arnold menegaskan pada sisi lain terpuruknya Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa akan menjadi problem tersendiri. Padahal Bhineka Tunggal Ika merupakan salah satu modal untuk bangkit bersama melakukan perubahan.

“Keanekaragaman perbedaan harus dapat diterima sebagai suatu kekayaan bukan suatu yang arus dipermasalahkan, sehingga Bhineka Tunggal Ika bukan hanya menjadi sebuah slogan namun dapat direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Arnold.

Hal senada juga dilontarkan tokoh Mahasiswa Maluku Pasca Sarjana Abdul Karim menyatakan menolak dengan tegas keberadaan ISIS di Indonesia, karena dinilai telah bertentangan ajaran Islam.

“Kami meminta kepada aparat keamanan untuk menghancurkan Gerakan ISIS. Kami menganggap ISIS bukan bagian dari agama Islam, hal itu merupakan potensi kehancuran dan huru-hara dalam pemerintahan Indonesia bangkit kedepan,” pungkasnya. (Subakhti)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top