Hukum

Skandal Suap Kementerian PUPR, Megawati Diperiksa KPK

Gedung KPK baru

Beritaasatu – Dua tenaga ahli Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dijadwalkan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perihal skandal kasus suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakayat (PUPR) yang telah menyeret anggota Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti (DWP).

Dua tenaga ahli DPR itu adalah Megawati dan Izaac Julius Ruryama Litaay, tenaga ahli anggota F-Demokrat.

Gedung KPK baru

Gedung KPK baru

“Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DWP,” demikian disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Selasa (22/3/2016).

Selain itu, penyidik KPK juga memanggil saksi lainnya yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik WIdjoyono, Kepala Balai Kementerian PUPR Amran HI Mustary.

“Mereka juga diperiksa untuk kasus yang sama,” tukasnya.

Kasus suap ini terbongkar ketika KPK menangkap Anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti, Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir, serta dua rekan Damayanti: Dessy A. Edwin serta Julia Prasetyarini. Mereka dicokok pada Rabu 13 Januari 2016.

Politikus PDI-P dari Dapil Jawa Tengah itu disangka telah menerima suap Abdul Khoir. Damayanti diperkirakan telah menerima suap hingga ratusan ribu dolar Singapura secara bertahap melalui stafnya Dessy dan Julia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top