Ekonomi

Buruh: Gerakan Orde Baru Kembali Bangkit di Rezim Jokowi-JK

diskusi belokkiri.fest bertema "Gerakan Sosial Baru, Buruh, Kaum Miskin Kota, Perempuan, dan Bantuan Hukum" di Gedung YLBHI, Jakarta, Sabtu (12/3/2016). @Dok: Beritaasatu.com

Beritaasatu – Pengurus Pusat Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Simon menilai rezim Jokowi-JK telah jelas-jelas sangat anti dengan gerakan massa terutama massa buruh.

“Rezim hari ini jelas sangat anti gerakan massa, dimedia sempat disinggung ancaman terbesar bagi pemerintah adalah gerakan buruh di pabrik,” terang Simon, saat diskusi belokkiri.fest bertema “Gerakan Sosial Baru, Buruh, Kaum Miskin Kota, Perempuan, dan Bantuan Hukum” di Gedung YLBHI, Jakarta, Sabtu (12/3/2016).

diskusi belokkiri.fest bertema "Gerakan Sosial Baru, Buruh, Kaum Miskin Kota, Perempuan, dan Bantuan Hukum" di Gedung YLBHI, Jakarta, Sabtu (12/3/2016). @Dok: Beritaasatu.com

diskusi belokkiri.fest bertema “Gerakan Sosial Baru, Buruh, Kaum Miskin Kota, Perempuan, dan Bantuan Hukum” di Gedung YLBHI, Jakarta, Sabtu (12/3/2016). @Dok: Beritaasatu.com

Turut hadir juga narasumber lainnya, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Marlo Sitompul, Direktur LBH Jakarta Al Ghifari Aqso, Aktivis LGBT Lini Zurlia, dan Aktivis Perempuan Ruth Indiah Rahayu.

Lebih lanjut, Simon mengaku gerakan neo Orde Baru (Orba) kembali bangkit dengan masuk ke pabrik-pabrik disaat buruh menuntut Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 soal Pengupahan.

“Masuknya Polisi dan tentara ke dalam pabrik
adalah tamparan keras bagi kita dan otomatis menjadi tindakan represif dari pemerintah kepada buruh,” ujarnya.

Simon memastikan apapun yang dilakukan rezim otoriter justru akan melahirkan gerakan perlawanan. Pasalnya, ia menganggap gerakan buruh tak sesuram yang dibayangkan oleh pemerintah.

“Semakin represif maka akan mengembangkan antisipasi perlawanan dan akan memobilisasi gerakan massa dan menjadi bahan bakar bagi kita untuk masuk disemua sektor. Apakah penuh lika-liku dan berdarah-darah atau secara tenang ya itu tergantung kita bagaimana sikap menghadapinya,” ungkap dia.

Lebih jauh, Simon mengatakan hal yang wajar jika ada kekhawatiran dari pemerintah karena buruh semakin tumbuh dan besar dengan kesadaran dari kaum buruh itu sendiri dalam segi pendanaan.

“Meski gerakan buruh saat ini dalam kondisi pasang surut, tapi buruh sudah tumbuh kesadarannya,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top