Hukum

Kuliti Kasus RJ Lino, KPK Terbang ke Negeri Tirai Bambu

Irjen Pol Basaria Panjaitan

Beritaasatu – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diterbangkan ke negeri tirai bambu guna membongkar skandal kasus dugaan korupsi pengadaan tiga Quay Container Crane PT Pelindo II pada 2010 dengan tersangka mantan dirutnya RJ Lino.

Hal itu diakui oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa (1/3/2016).

Irjen Pol Basaria Panjaitan

Irjen Pol Basaria Panjaitan

Disebutkan mantan Jenderal Bintang Dua Polisi Wanita itu, para penyidik ke Tiongkok dalam rangka mendalami sejumlah bukti penunjukan perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery (HDHM) selaku penggarap pengadaan tiga unit QCC itu.

“Masih ada pengumpulan bukti-bukti yang lain. Penyidik juga berangkat ke Cina dulu,” kata Basaria.

Lebih lanjut, Basaria masih belum memastikan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut. Sebab, kata dia, minimal perlu ditemukan dua alat bukti yang memenuhi unsur-unsur tindak pidana korupsi.

“Misalnya, terkait unsur kerugian dan negara dan upaya untuk memperkaya diri sendiri,” tukas dia.

Diketahui, RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka pada 18 Desember 2015. Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya dengan menunjuk langsung HDHM dari China dalam pengadaan tiga unit QCC.

Atas perbuatannya itu, RJ Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top