Politik

Pansus Pelindo II Berharap KPK Berani Telusuri Perpanjangan Kontrak JICT

Rieke

Beritaasatu – Ketua Pansus Pelindo II DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Dirut Pelindo II sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan barang di Pelindo II.

Rieke“Namun demikian, saya berharap penyidikan yang dilakukan KPK tidak berhenti pada dugaan pidana korupsi pengadaan barang,” kata Rieke, Jumat (18/12/2015).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap lembaga antirasuah itu berani menelusuri kasus yang lebih besar, yaitu perpanjangan kontrak JICT dan New Priok, meskipun mantan Komisioner KPK ikut mendorong mega proyek tersebut, Erry Riyana (Ketua Oversight Commitee yang dibentuk Dirut Pelindo II). Perpanjangan kontrak JICT tersebut juga sempat dipersoalkan oleh Komisaris Utama Pelindo II yang baru, mantan Komisioner KPK, Tumpak Hatorangan.

“KPK juga harus berani mengungkap indikasi keterlibatan para pejabat negara yang juga disebut-sebut oleh pihak Bareskrim ikut “mengintervensi” pembongkaran kasus di Pelindo II yang berujung pencopotan Jenderal Bintang 3 dari jabatannya sebagai Kabareskrim (nama-nama yang dimaksud juga disebutkan oleh Victor Simanjuntak di Pansus Angket DPR RI),” beber dia.

Yang tidak kalah pentingnya, lanjut Rieke, dirinya mendukung KPK dan siap bekerja sama untuk mengungkap dugaan tindakan melanggar dan melawan konstitusi, keputusan Mahkamah Konstitusi, UU BUMN, UU Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara, UU KKN, UU Pelayaran dan peraturan perundangan lainnya yang dilakukan Meneg BUMN, Rini Soemarno, terutama dalam perpanjangan kontrak JICT, yang berpotensi merugikan negara hingga triliunan rupiah.

“Mohon dukungan dan pengawalan dari seluruh rakyat Indonesia untuk ikut berjuang menyelamatkan aset negara,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top