Hukum

Jumat Keramat, KPK Bidik Tersangka Lain selain RJ Lino

Gedung KPK baru

Beritaasatu – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan akan membidik tersangka lainnya setelah menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT. Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka terkait pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 pada Jumat keramat.

Gedung KPK baru

Gedung KPK baru

“Sampai saat ini hanya RJL, untuk tersangka lain masih tergantung pengembangan penyidikan,” demikian disampaikan Plh Humas KPK Priharsa Nugraha Jumat (18/12/2015).

Penetapan RJ Lino berangkat dari pengaduan masyarakat. Atas perbuatannya, RJ Lino disangkakan dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, lembaga antirasuah telah menemukan minimal dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status tersebut ke penyidikan.

“KPK tetapkan RJL Direktur Utama PT Pelindo II Utama perseo sebagai tersangka,” kata Yuyuk.

Disebutkan Yuyuk, RJ Lino diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan memperkaya diri sendiri karena menunjuk langsung perusahaan dari China untuk pengadaan tiga buah crane tahun 2010.

“Tersangka RJL diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan memperkaya diri sendiri,” tukas Yuyuk.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top