Kriminal

Mahasiswa Sentil KontraS soal Buwas, Suruh Tengok Tempat Rehabilitasi Penuh Anak Pejabat

Buwas

BuwasJakarta – Sekelompok mahasiswa menamakan dirinya Komite Aksi Mahasiswa dan Untuk Demokrasi dan Reformasi (Kamerad) mendukung Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Buwas), menghapus rehabilitasi pengguna narkotika.

Menurut Ketua Presedium Kamerad Haris Pertama, rehabilitasi pengguna narkotika harus dihapuskan, karena mayoritas pengguna barang haram itu berasal dari kalangan tertentu.

“Kebanyakan yang rehabilitasi itu orang-orang yang berduit saja. Sedangkan masyarakat biasa, mereka langsung dijebloskan ke penjara,” tegas Haris, Sabtu (12/9/2015).

Sebelumnya, Komisi untuk Orang Hilang dan
Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso alias Buwas yang baru saja dilantik tidak mengerti tugasnya. Sebab, menurut Koordinator Kontras Haris Azhar, pernyataan Buwas yang akan memenjara dan menghapus rehabilitasi bagi para pengguna narkotika adalah pernyataan yang bertentangan dengan semangat UU Kesehatan dan UU Narkotika.

“Dan pernyataan itu perlu dikritik kembali,” kata Haris saat jumpa pers bertema “Budi Waseso masih Gaduh; Pengguna Narkoba adalah Subyek Rehabilitasi” di Kantor Kontras Jl. Borobudur 14 Menteng Jakpus, Jumat (11/9/2015).

Atas alasan itu, Haris meminta KontraS harus melihat langsung tempat-tempat rehabilitasi yang mayoritas dipenuhi orang berduit, bahkan anak pejabat.

“Kebanyakan di tempat rehabilitasi itu anak-anak pejabat, orang-orang berduit. Sedangkan masyarakat gang (miskin) langsung dipenjarakan. Seharusnya, KontraS yang belajar lagi soal itu, kita bicara bukti,” katanya.

Haris berharap KontraS memahami kondisi tersebut, mengingat peredaran narkotika di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Para bandar yang tertangkap menyelundupkan narkotika melalui jalur laut, sebaiknya ditenggelamkan saja.

“Kita juga mendukung ide BNN (Buwas) yang ingin menenggelamkan pelaku dan bandar narkoba. Agar memberikan efek jera kepada pelaku dan bandar narkoba,” katanya.

Seluruh elemen di negeri ini harus aktif menghentikan peredaran narkotika mengingat sangat membahayakan generasi penurus bangsa.

“Indonesia harus bebas dari narkoba. Makanya, kita dukung tindakan tegas Komjen Budi Waseso,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top