Ekonomi

Relawan Projo Tak Sepakat Istilah Krisis Ekonomi

Krisis EkonomiBeritaasatu – Relawan pendukung Jokowi tergabung dalam Projo tak sepakat dengan istilah ‘Krisis’ ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini. Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi lebih memilih istilah ‘Perlambatan Ekonomi’.

“Saya belum sepakat dengan kata krisis. Krisis ekonomi saat ini tidak bisa dikatakan krisis namun perlambatan ekonomi,” tegas Budi.

Hal itu mengemuka saat diskusi bertema “Sanggupkah Pemerintahan Jokowi-JK Menyelamatkan Bangsa Dari Ancaman Krisis?” yang diinisiasi Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (PRD) di Hotel Acacia, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Menurutu dia, gejala-gejala ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja melainkan dinegara-negara lainnya juga mengalami perlambatan. Seperti Jepang dan Korea bernasib sama yang mengalami penurunan. Sementara itu Cina harus melakukan penurunan harga atas sistem Cina itu sendiri.

“Kita contohkan pangannya masih menumpuk dan ada penurunan ekspor. Indonesia terkena imbas ini karena bahan pokok melimpah tapi permintaan tidak setara,” tuturnya.

Lebih lanjut, Budi memprediksi perlambahan ekonomi itu akan berdampak pada terancamnya PHK bahi para pekerja pertanian seperti pekerja kelapa sawit.

“Semua sekarang ini minyak murah karena melimpahnya bahan minyak di dunia,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top