Ekonomi

Dianggap Miskinkan Buruh, KSPI Tolak Keras Kebijakan Pekerja Asing Masuk ke Indonesia

Buruh Lomenik

Buruh LomenikBeritaasatu – Kelompok buruh Indonesia tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan menolak keras kebijakan pemerintah yang membiarkan masuknya puluhan ribu pekerja asing (TKA) khususnya dari Tiongkok ke Indonesia yang bekerja sebagai operator dan rencana Presiden Jokowi menghapus persyaratan wajib bisa berbahasa Indonesia bagi TKA tersebut.

“Kebijakan tersebut mengancam kedaulatan bangsa, mengurangi lapangan kerja bagi buruh Indonesia karena pekerjaan tersebut/operator bisa dikerjakan di Indonesia,” demikian disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal, di Jakarta, Minggu (23 Agustus 2015).

Menurut dia, tujuan investasi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan akan gagal karena lapangan pekerjaan akan diisi TKA dan orang indonesia tidak punya penghasilan karena tidak ada pekerjaan.

Oleh karena itu, lanjut Iqbal, pemerintah harus menyetop sekarang juga masuknya ratusan ribu pekerja asing “unskill/operator” (khususnya dari tiongkok) ke Indonesia dan membatalkan pasal perjanjian investasi yang memasukan butir membolehkan pekerja asing “unskil/operator” bekerja di proyek investasi tersebut,seperti yang sudah terjadi di Papua, Pandeglang, Banten, dan Batam.

“Bila tetap menjalankan kebijakan ini berarti sama saja memiskin buruh dan rakyat,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top