Nasional

KPK Cepat Bubar, Jika Polisi Tangkap Koruptor Kakap

Ketum PGK Bursah Zarnubi

Ketum PGK Bursah Zarnubi

Ketum PGK Bursah Zarnubi

Beritaasatu – Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) menilai keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih dianggap penting. Ketua Umum PGK Bursah Zarnubi pun tak setuju jika lembaga antirasuah itu dibubarkan tahun ini.

“KPK masih penting. Tidak bisa dibubarkan tahun ini karena masih membenahi struktur pemberantasan korupsi agar membaik. KPK saat ini masih diperlukan untuk memperbaiki Polisi dan Kejaksaan,” kata Bursah, Jumat (21/8/2015).

Namun, kata Alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) jika dalam setahun ini fungsi aparatur penegakan hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan bisa melakukan penangkapan besar-besaran pelaku korupsi, maka dengan sendirinya lembaga ad hoc itu dengan sendirinya membubarkan diri.

“Jika dalam kurun se tahun Polisi agresif menangkap aktor gede-gede, ya dengan sendirinya KPK sebagai lembaga ad hoc membubarkan diri,” tuturnya.

Lebih lanjut, senior Aktivis itu pun mengapresiasi kinerja kepolisian yang sudah bersikap agresif menangkap oknum pejabat pelaku korupsi. Mulai dari pengusutan kasus Dwelling time/bongkar muat pelabuhan, terus ada lagi Kondensat, dll.

“Kalau kedepan polisi bisa stabil dan meningkatkan kinerjanya maka KPK secara otomatis bubar.

Lebih jauh, Bursah mengungkapkan KPK tak mempunyai masa bakti, karena KPK itu ad hoc dan bisa sewaktu-waktu bubar. Jika konstalasi pemberantasan korupsi sudah semakin membaik maka dengan sendirinya KPK bubar. Seperti halnya di Hongkong.

“Begitu Polisi baik secara birokrasi dan performance terhadap masyarakat, maka dengan sendiri nya KPK bubar,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top