Nasional

Munirpad, Ini Harapan Sumarsih dan Keluarga Korban Pelanggaran Ham Berat

munir

munirBeritaasatu – Jalan Munir di Belanda bisa menjadi pemacu bagi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu dan menghapus impunitas.

Demikian ditegaskan Maria Catarina Sumarsih, ibunda BR Norma Irawan atau Wawan, di Kontras, Sabtu (11/4).

“Nama Munir yang diabadikan sebagai nama jalan di kota Den Haag seharusnya mempunyai makna yang besar bagi Pemerintah Indonesia,” katanya.

Menurut dia, hal itu bisa menjadi pintu masuk untuk menyelesaikan persoalan pelanggaran HAM di Indonesia. Sebagai keluarga korban, pihaknya berharap agar Jalan Munir di Belanda ini jadi pintu masuk diselesaikan Tragedi 98 khususnya Tragedi Trisakti, Semanggi sampai ke pengadilan. 

“Saya percaya orang yang lewat Jalan Munir, mereka akan menanyakan apa yang terjadi di Indonesia. Orang bertanya-tanya karena Munir adalah salah satu pejuang HAM di Indonesia. Saya percaya orang yang jalan itu, mereka akan berpikir apa yang terjadi di Indonesia? Ternyata di sini banyak pelanggaran HAM,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Banner Meikarta 2

To Top